Pengalaman Pribadi Dengan Tuhan, Nyatakan

Pengalaman Pribadi Dengan Tuhan,Nyatakan
Setiap orang percaya yang sungguh-sungguh rindu mengenal Tuhan pasti ingin mempunyai pengalaman pribadi dengan Tuhan. Ketika kita mendengar tentang kesaksian orang-orang yang berjumpa dengan Tuhan secara spektakuler maka terbersit sedikit rasa cemburu dalam hati kita, mengapa kita tidak pernah mengalami hal-hal yang demikian. Bahkan karena itu kita cenderung merasa bahwa kita bukan orang yang dekat dengan Tuhan. Kita tidak pernah bertemu Tuhan secara langsung, tidak pernah mendapat penglihatan, tidak pernah mendengar suara Tuhan secara audibel, apakah berarti bahwa kita tidak punya pengalaman rohani dengan Tuhan? yuk kita belajar.


Sesungguhnya ketika kita rindu untuk datang Tuhan maka kita sudah pasti diterima dan tidak ditolak Tuhan (yohanis 6:37). Jadi tidak selalu perlu hal-hal spektakuler baru dapat dikatakan bertemu  Tuhan, kita cukup datang dan rindu mengenal-Nya maka kita sudah diterima oleh-Nya dan yang pasti bertemu dengan-Nya. Kapan bertemunya? Saat kita belajar kebenaran Firman secara benar, memandang pribadi Tuhan Yesus  dalam Alkitab dengan sudut pandang yang benar. Tapi kok Tuhan gak kelihatan ? lho, bukankah Tuhan bilang yang berbahagia adalah orang yang tidak melihat namun percaya bahwa Tuhan itu hidup dan nyata ? jadi ngapain mau melihat Tuhan pake mata ? (baca yohanis  20:29).

Saat kita belajar mengenal Tuhan dengan benar maka pasti kita akan mulai memiliki pengalaman yang nyata bersama-Nya. Pengalaman itu bukan melulu soal penglihatan, mimpi, nubuatan, perjumpaan, naik ke Sorga, dll (walaupun bisa saja ada tapi perlu diuji
DAN seringnya cuma  bikin pusing), tapi pengalaman dalam kehidupan setiap hari termasuk lewat masalah. Ketika menghadapi masalah misalnya diputus/mutusin pacar karena jaga kekudusan, menderita sakit tapi tidak salahin Tuhan, diejek teman karena kekristenan yang kita pegang, intinya apapun yang terjadi, kita tetap memilih untuk percaya dengan Tuhan maka sebenarnya itu adalah pengalaman rohani yang luar biasa ! ingat Stefanus yang akan mati dirajam batu dan ia melihat Tuhan “hanya” duduk di tahta-Nya ? ia tidak ditolong Tuhan tapi justru karena itu ia memiliki pengalaman dengan Tuhan. Ingat Paulus yang mempunyai pengalaman dahsyat dengan Tuhan namun diberi duri dalam daging? Yang mau pengalaman dahsyat berarti harus siap di beri duri dalam daging hehehe..

Yuk sadari setiap kita bisa punya pengalaman pribadi setiap hari dengan Tuhan.  Tidak perlu mengejar pengalaman mistik . Disiplinlah bersaat teduh dengan Tuhan, baca dan renungkan Firman, dan melakukan kehendak-Nya kapanpun dan dimanapun , itulah pengalaman rohani yang sejati. 

Arti mengenal Tuhan bukan hanya sekedar tahu siapa Tuhan kita, tetapi ini berbicara tentang suatu hubungan intim dan yang benar dengan Tuhan, serta menghasilkan pengalaman pribadi bersama Tuhan dan buah pertobatan, karena ketika kita belajar untuk mengenal Tuhan maka akan terjadi perubahan karakter, “Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” (Matius 3:8). Jika seseorang berkata ia sudah mengenal Tuhan tetapi tidak ada buah pertobatan yang dihasilkan sebagai bukti, maka sesungguhnya ia belum mengenal Tuhan; dan jika belum mengenal Tuhan berarti ia belum diselamatkan. Kita harus memiliki pengenalan akan Tuhan sambil menantikan kehidupan yang kekal,  maksudnya adalah kita harus selalu berfellowship (bersekutu) dengan Tuhan secara terus-menerus karena itu tidak terjadi secara instan, harus diupayakan untuk terus dibangun dalam kehidupan kita; sebab nantinya di kehidupan yang kekal kita akan hidup dalam penyembahan kepadaNya dalam sebuah keintiman sampai selama-lamanya. Oleh karena itu milikilah keintiman dengan Tuhan secara terus menerus agar kita dikenal oleh Tuhan, karena dikatakan bahwa “…orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.”  (1 Korintus 8:3). Jangan sampai kita menjadi orang Kristen yang sudah puluhan tahun tetapi pada akhirnya Tuhan berkata, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23).
Kopian dari renungan 30-03-2017
Pengalaman Pribadi Dengan Tuhan, Nyatakan Pengalaman Pribadi Dengan Tuhan, Nyatakan Reviewed by Eduard Kause on 10:31 PM Rating: 5
Powered by Blogger.