Kesedihan Yang Mendatangkan Kabar Gemira

Kesedihhan Yang Mendatangkan Kabar Gemira (Markus 16:1-14) Mereka sedang berkabung dan menagis; murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan (Markus 16:10; Yohanis 20:20) Hari kebangkitan yang pertama diawali dengan kemuraman dan keputusan para murid Tuhan. Tiga hari sebelumnya, guru mereka berkumpul bersama di dalam ruang yang tertutup sambil “berkabung dan menagis” Markus 16:10)

Namun Yohanis menyatakan kepada kita bahwa sebelum hari itu berakhir para murid bersukacita” Yohanis 20:20. Pagi hari mereka berkabung, tetapi dimalam hari mereka telah bersukacita, apa gerangan yang terjadi? Pertemuan dengan Tuhan mereka yang bangkit ternyata membuat segala sesuatu berbeda. Dukacita berubah menjadi sukacita, tangisan berubah menjadi kegemiraan.

Masih ada hal yang lebih dalam dan lebih besar lagi dalam peristiwa ini. Sesungguhnya sama sekali tidak perlu berdukacita dan menangis. Itu sebabnya Yesus tidak bersimpati dengan kepedihan hati mereka yang hancur. Dia justru mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka “Markus 16:14. 


Dia telah memberi tahu mereka berulang kali bahwa Dia akan bangkit dari antaraa orang mati pada hari yang ketiga” Matius 20:19; Markus 10:/34; Lukas 18:33. Bahkan para  musuh-Nya mengingat perkataaan itu. Matius 27:62-66, tetapi justru murid-murid-Nya lupa akan janji tersebut. Mereka semua dipenuhi dengan kepedihan karena tidak mempercayai janji-Nya.

Kitapun dapat memiliki alasan yang kuat untuk memiliki harapan yang penuh sukacita  sementara menantikan kedatangan Tuhan yang telah bangkit. Kubur Kristus Kosong menunjukan bahwa itu memenuhi hati kita dengan kepastian pengharapan.  Percaa di dalam Yesus ada harapan keselamatan yang kekal TYM
Kesedihan Yang Mendatangkan Kabar Gemira Kesedihan Yang Mendatangkan Kabar Gemira Reviewed by Eduard Kause on 9:27 AM Rating: 5
Powered by Blogger.